DAMPAK TEKNOLOGI REPRODUKSI - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Selasa, 07 Februari 2012

DAMPAK TEKNOLOGI REPRODUKSI



Teknologi reproduksi dilakukan untuk kesejahteraan umat manusia. Sekalipun sudah diperitungkan dan dilakukan dengan sangat hati – hati, seringkali timbul dampak yang tidak diinginkan.
Dampak Pembastaran, Inseminasi Buatan, dan Kultur jaringan
Dampak positif dari pembastaran, inseminasi buatan, dan kultur jaringan adalah dihasilkannya spesies baru yang lebih baik dari reproduksi alamiah karena induknya sengaja dipilih yang mempunyai sifat unggul. Sehingga, didapatkan keturunan yang mempunyai sifat – sifat baik dan unggul.
Sifat unggul yang diinginkan pada tanaman antara lain:
  1. Cepat berbuah atau cepat menghasilkan.
  2. Biji atau buahnya banyak dan rasanya enak.
  3. Tahan terhadap bibit penyakit.
  4. Dapat ditanam pada kondisi tanah dan iklim tertentu sesuai kebutuhan.
Sifat unggul yang diinginkan pada hewan antara lain:
  1. Menghasilkan daging lebih banyak dalam waktu yang tidak terlalu lama.
  2. Menghasilkan telur lebih banyak dan besar.
  3. Menghasilkan susu lebih banyak.
  4. Tahan terhadap penyakit.
Akan tetapi ada pula dampak negatif yang perlu diingat. Spesies tumbuhan dan hewan unggul akan bertambah dan kelangsungan hidupnya terjaga dengan baik. Sebaliknya, tumbuhan dan hewan yang tidak termasuk ke dalam kategori unggul akan tersisih dan berkurang jumlahnya. Bukan tidak mungkin jika suatu saat tumbuhan atau hewan tersebut yang dianggap tidak unggul ini akan punah. Para ahli konservasi merasa perlu untuk mempertahankan plasma nutfah ini karena mungkin masih banyak sifat yang bisa dimanfaakan di masa depan.
Dampak Bayi Tabung
Bagi pasangan yang sulit untuk mendapatkan keturunan, bayi tabung dapat menjadi solusi. Selain itu, bayi tabung juga dapat memmbantu usaha pelestarian berbagai jenis  pelestarian berbagai jenis hewan langka.
Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkandalam proses bayi tabung, misalnya dengan memperhatikan aspek agama, moral, etika, dan hukum yang berpendapat bahwa bila sperma atau sel telur yang digunakan tidak berasaldari pasangan resminya maka proses pembuatan bayi tabung tersebut tidak sah. Pernah terjadi kasus  di mana ibu angkat yang mengandung bayi tabung menolak untuk menyerahkan bayi yang dikandungnya kepada orang tua biologisnya.
Dampak pengklonaan
Pengklonaan tumbuhan dan hewan yang telah dilakukan tidak banyak dipermasalahkan. Manfaatnya tidak bisa diterima baik oleh masyarakat. Misalnya dalam bidang pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan produksi dengan menyediakan bibit unggul secara cepat. Demikian juga, pengklonaan hewan ternak untuk mendapatkan ternak unggul yang diharapkan.
Sejak keberhasilan Dolly banyak ilmuan yang melihat bahwa pengklonaan manusia tinggal selangkah lagi. Hal ini banyak menimbulkan perdebatan dikalangan ilmuwan, politisi, dan masyarakat.
Kalangan yang setuju dengan pengklonaan manusia mempunyai alasan bahwa pengklonaan dapat membantu manusia misalnya:
  1. Menumbuhkan janin yang bebas penyakit keturunan seperti diabetes, leukemia, parkinson, dan obesitas.
  2. Pengkloningan embrio manusia dapat menghasilkan sel, jaringan, atau organ yang sesuai untuk pengobatan penyakit.
Kalangan yang menetang pengklonaan mempunyai alasan bahwa pengklonaan manusia lebih banyak berdampak negatif, misalnya:
  1. Dapat disalahgunakan untuk menciptakan spesies atau ras baru dengan tujuan tertentu yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan.
  2. Dolly ternyata menderita berbagai penyakit yang akhirnya memaksa para ilmuwan untuk menyuntik mati. Hal ini menandakan bahwa pangklonaan pada manusia belum sepenuhnya sempurna.
  3. Akan terjadi kekacauan kekerabatan dan identitas diri dari klona maupun induknya.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer