Breaking News
Loading...
Kamis, 08 Maret 2012

MENGENAL GAMBAR DIGITAL

Di era teknologi informasi dan komunikasi ini, kita mengenal dua jenis gambar-gambar biasa (non- digital) dan gambar dalam bentuk digital. Gambar non digital adalah sketsa atau guratan alat gambar ke suatu media kertas, kanvas, dan sebagainya yang berada di luar lingkungan media digital (komputer, kamera, kanvas, dan sebagainya yang berada di luar lingkungan media digital (komputer, kamera). Gambar digital adalah gambar yang dihasilkan dari oleh gambar di komputer, pemotretan menggunakan kamera digital, atau media lain yang tersimpan dalam bentuk file. Gambar digital terbagi menjadi dua jenis, yaitu gambar jenis bitmap dan gambar jenis vektor. Dalam bab ini, anda akan belajar lebih aktif dalam tentang gambar digital.


Gambar bitmap  
Gambar bitmap merupakan duplikat atau tiruan persis dari gambar asli dalam bentuk gambar digital. Gambar jenis ini tersusun dari sejumlah titik pixel (picture element)/dot/point/titik koordinat yang tertentu di layar komputer. Pola yang terbentuk itulah yang mengahsilkan atau menimbulkan kesan gambar. Pixel merupakan elemen terkecil citra digital yang dapat dilihat mata. Semakin banyak jumlah pixel, berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya dan semakin halus gambar terbentuk. Akibatnya, semakin besar pula ukuran file gambar tersebut. Banyaknya titik dalam 1 inci dikenal dengan dpi (dot perinchi). Anda dapat mengenali gambar bitmap dari file komputer yang berekstensi. Bmp, jpg, tfi, gif,png, pix, pex, dan sebagainya.


Kelebihan gambar bitmap


gambar bitmap mempunyai kelebihan-kelebihan sebagai berikut.


  • Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural.
  • Lebih cepat dan lebih sesuai untuk ditampilkan ke layar monitor, karena gambar bitmap dapat ditransfer secara langsung dari file ke layar monitor anda.


Kekurangan gambar bitmap


selain mempunyai kelebihan-kelebihan, gambar bitmap juga mempunyai beberapa kekurangan sebagai berikut.


  • Perubahan ukuran gambar (pembesaran dan pengecilan) mempengaruhi kualitas gambar.
  • Ukuran file gambar relatif besar.
  • Melakukan kompresi (pemadatan) pada gambar, maka kualitas gambar tersebut akan menurun.


Program aplikasi pengelola gambar bitmap


suatu gambar bitmap dapat diolah kembali dengan cara memberikan efek-efek khusus pada gambar, memotong gambar, menempelkan gambar bitmap lain, atau menambahkan objek lain baik yang berupa teks maupun objek-objek bidang seperti kotak, lingkaran, dan sebagainya. Pengelola gambar bitmap dapat kita lakukan dengan aplikasi-aplikasi yang dirancang khusus untuk mengelola gambar, seperti Adobe Photoshop, Corel Photopaint, dan GIMP adalah program aplikasi yang gratis. Meskipun gratis, gambar yang dihasilkan GIMP tidak kalah kualitasnya dengan gambar yang dilakukan program berbayar.


Gambar vektor


gambar vektor adalah gambar yang terususun oleh sekumpulan garis, kurva, dan bidang tertentu dengan menggunakan serangkaian instruksi yang masing-masing didefinisikan secara matematis. Setiap garis, kurva, dan bidang tertentu tersebut mempunyai properti atau atribut masing-masing berupa fill, stroke, dan node. Gambar vektor tidak dipengaruhi oleh resolusi gambar atau titik pixel (dpi) seperti pada gambar.


Kelebihan gambar vektor


 
Gambar vektor mempunyai kelebihan-kelebihan sebagai barikut.


  1. Bersifat scalable, artinya kita dapat memperbesar atau memperkecil gambar tanpa mengubah kualitasnya.
  2. Memiliki ukuran file yang kecil, sehingga lebih mudah cepat didownload melalui internet.
  3. Dapat diubah dalam berbagai tampailan tuga dimensi, tertentu dengan manggunakan software yang sesuai.
  4. Mempunyai warna-warna yang solid, cocok untuk bentuk-bentuk gambar sederhana, seperti logo, kartun, dan sebagainya.


Kekurangan gambar vektor


  1. kekurangan gambar vektor adalah kurang dapat menampilkan gambar dan gradasi secara realitas atau natural.


program aplikasi pengelola gambar vektor


gambar vektor dapat dibuat dengan program aplikasi desain grafis untuk gambar vektor seperti CorelDral, Macromedia, Freeband, Macromedia Flash, Dia, dan Inkscape. Aplikasi-aplikasi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dia dan Inkscape merupakan program aplikasi pengelola gambar vektor yang bersifat gratis, namun kemampuan tidak kalah dengan aplikasi berbayar.

Sumber: TIK (Teknologi Informasi Komunikasi). Penulis: Siswanto dan Nanang Kuswana. Kerja sama antara RISTEK, DEPDIKNAS, dan DEPKOMINFO.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer