Breaking News
Loading...
Senin, 19 Maret 2012

PEMBAGIAN TIPE KECERDASAN MENURUT HOWARD GARDNER

Kecerdasan angka (number smart)
Kecerdasan angka adalah keahlian menggunakan angka dengan baik dan penalaran yang benar. Gardner terkadang menyebutkan kecerdasan angka dengan kecerdasan matematis-logis. Kecerdasan ini dimiliki oleh ahli matematika, akuntan pajak, ahli statistik, programer komputer, dan ahli logika.


Kecerdasan gambar

Kecerdasan gambar adalah keahlian memersepsi dunia spasial-visual secara akurat dan mentranformasikan persepsinya. Kecerdasan gambar terkadang disebut dengan kecerdasan spasial. Kecerdasan gambar terkadang disebut dengan kecerdasan spasial. Kecerdasan ini dimiliki oleh pemburu, pemandu, pramuka, dekorator interior, arsitek, seniman, dan penemu.


Kecerdasan tubuh (body smart)

Kecerdasan tubuh adalah keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikan ide dan perasaan serta keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah sesuatu. Kecerdasan ini terkadang ini dimiliki oleh para aktor, pemain pantomim, atlet, penari, pengrajin, pematung, ahli mekanik, dan dokter bedah.


Kecerdasan musik (music smart)

Kecerdasan musik adalah keahlian menangani bentuk-bentuk musikal dengan cara memersepsi, membedakan, mengubah, dan mengekspresikan. Kecerdasan ini dimiliki oleh para penikmat musik, kritikus musik, komposer, dan penyanyi.


Kecerdasan bergaul (people smart)

Kecerdasan bergaul adalah keahlian memersepsikan dan membedakan suasana hati, maksud, motivasi, serta perasaan orang lain. Biasanya, pemilik kecerdasan ini adalah para psikolog. Terkadang, kecerdasan ini dinamai dengan kecerdasan interpersonal.


Kecerdasan diri (self smart)

Kecerdasan diri adalah keahlian memahami diri sendiri dan bertindak sesuai pemahaman tersebut. Para sufi adalah pemilik kecerdasan ini. Kecerdasan diri terkadang disebut dengan kecerdasan intrapersonal.


Kecerdasan alam (nature smart)

Kecerdasan alah adalah keahlian mengenali dan mengategorikan spesies, baik flora maupun fauna, di lingkungan sekitar. Kecerdasan ini dimiliki oleh para pecinta alam, pecinta binatang, pecinta tanaman, penakluk binatang buas, penjaga kebun binatang, dan para ahli lingkungan hidup. Kecerdasan ini terkadang dinamai dengan kecerdasan maturalis.


Kecerdasan kata (word smart)

Kecerdasan kata adalah keahlian menggunakan kata secara efektif, baik secara lisan atau secara tulisan. Pemilik kecerdasan ini adalah juru dongeng, orator, politisi, sastrawan, penulis drama, editor, wartawan. Kecerdasan ini terkadang dinamai dengan kecerdasan linguistik. Kembali kepada bakat atau kecerdasan. Ia memengaruhi tinggi dan rendahnya prestasi belajar. Pemaksaan anak untuk studi pada bidang yang tidak cocok dengan bakatnya bisa menjadi masalah dalam prestasi belajarnya. Konon, seorang bapak berkeinginan sekali anaknya menjadi dokter gigi. Ia memaksa anaknya agar mengambil studi pada fakultas kedukteran gigi. Sementara itu, bakat anakny adalah dalam bidang mekanik. Akibatnya, anak tersebut tidak menjadi dokter gigi dan tidak pula menjadi mekanik.



Sumber: Buku Psikologi Pendidikan Dr.H.Mahmud, M.Si., pengantar: Prof. Pupuh Fatturahman.

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer