Breaking News
Loading...
Rabu, 07 Maret 2012

SUMBER DAYA ALAM PETERNAKAN

Peternakan merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memelihara hewan ternak. Peternakan mempunyai arti penting dalam usaha perbaikan dan peningkatan mutu makanan. Memperbaiki dan meningkatka mutu makanan berarti melengkapi makanan dengan zat lemak dan protein hewan. Hasil peternakan merupakan persediaan lemak dan protein yang terpenting. Di daerah padang rumput, aktivitas ekonomi yang utama adalah peternakan berpindah- pindah (nomadic herding) dan peternakan perdagangan (commercial grazing). Pertumbuhan merupakan salah satu subsektor yang dimasukkan dalam program pembangunan ekonomi rakyat, seperti yang tertera dalam Propenas 2000-2006. selain itu, hewan atau ternak merupakan sumber protein yang penting bagi pertumbuhan manusia. Pembangunan peternakan diarahkan untuk meningkatkan kemandirian petani peternak.
 
Untuk meningkatkan produksi peternakan, perlu didukung oleh pembangunan industri pakan ternak dengan harga terjangkau dan mudah diperoleh oleh masyarakat khususnya para petani atau peternak.
 
Populasi ternak yang diusahakan oleh masyarakat menurut Badan Pusat Statistik adalah sapi perah, sapi potong, kerbau, kuda, kambing, domba, dan babi. Ternak sapi perah banyak dijumpai di Pulau Jawa, tetapi terbanyak ditemui di Provinsi Jawa Timur.
 
Populasi peternakan sapi perah terbanyak di luar Pulau Jawa adalah Provinsi Sumatra Utara. Provinsi yang tidak ada sapi perahnya, antara lain Riau, Bengkulu, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Populasi sapi potong terbanyak adalah Jawa Timur. Kebutuhan daging ternak di provinsi DKI Jakarta paling besar. Namun, jumlah peternak sangat sedikit dan biasanya dijumpai di daerah pinggiran kota, seperti di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Di provinsi Riau dan Sulawesi Utara tidak dijumpai ternak domba, sedangkan di provinsi DKI Jakarta tidak dijumpai di Pulau Jawa, khususnya di Provinsi Jawa Barat. Populasi ternak babi yang terbanyak dijumpai di Provinsi Tenggara Timur.
Jenis-jenis peternakan yang ada di diindinesia meliputi peternakan hewan besar dan kecil.
 
Peternakan hewan besar
peternakan hewan besar adalah peternakan yang memelihara hewan yang berukuran besar, misalnya kerbau, kuda, dan sapi. Daerah pemeliharaan kerbau di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Daerah pemeliharaan kuda terdapat di Sumba, Sumbawa, Timor, Sumatra Utara, Tapanuli, dan Sulawesi Selatan. Daerah pemeliharaan sapi terdapat di lembang, Cisarua, Baturaden, Ungaran, Boyolali, Madura, Grati, Bali, Sumba, Sumbawa, Mentawai, dan Kalimantan Barat.
 
Peternakan hewan kecil
peternakan hewan kecil merupakan peternakan yang memelihara hewan yang berukuran kecil, misalnya kambing, babi, kelinci, dan unggas. Daerah pemeliharaan kambing terdapat hampir di semua tempat secara kecil-kecilan. Daerah pemeliharaan babi terdapat di Karawang, Bali, Tapanuli, Minahasa, Lombok, Flores, Timor, Maluku, dan Papua. Daerah pemeliharaan kelinci terdapat di Jawa Tengah sebagai proyek pengembangan. Daerah pemeliharaan unggas terdapat di semua daerah.
 
Usaha-usaha yang dilakukan untuk memajukan peternakan di indonesia, antara lain sebagai berikut:
1. menyediakan bibit ternak jenis unggu;
2. memberi penyuluhan tentang cara-cara peternakan yang baik dan produktif;
3. mengembangkan ternak yang ada dan berusaha memberantas penyakit ternak sedini mungkin;
4. meningkatkan distribusi makanan dan obat-obatan ternak;
5. mendirikan riset/penelitian dan percobaan dengan melakukan perkawinan silang atau inseminasi buatan.

 
Sumber: Mengkaji Ilmu Geografi 2. Sugiyanto. Danang Endarto.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer