SISTEM PERNAPASAN AMFIBI - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Selasa, 11 September 2012

SISTEM PERNAPASAN AMFIBI


Salah satu anggota amfibi adalah katak. Dalam daur hidupnya, katak mengalami metamorfosis. Pada fase awal hidupnya, katak berupa berudu yang hidup di air, sedangkan katak dewasa hidup di darat. Oleh karena tempat hidupnya berbeda, alat pernapasannya juga berbeda. Berudu bernapas dengan insang, sedangkan katak dewasa bernapas dengan paru – paru.

Berudu mempunyai tiga pasang insang yang terletak di belakang kepala. Dengan menggetarkan insang terjadi pengambilan oksigen yang terlarut dalam air. Oksigen berdifusi ke pembulu kapiler darah yang banyak terdapat  di insang. Setelah berudu berumur 9 hari, insang luar akan menjadi insang dalam. Insang dalam terbentuk dari insang luar yang tertutup lipasan kulit.

Katak dewasa bernapas dengan kulit dan paru – paru. Bila katak tidak sedang aktif, kebutuhan oksigen terpenuhi dengan pernapasan melalui kulit. Kulit katak lembap dan permeabel. Tempat di bawah kulit banyak terdapat pembulu kapiler darah.

Paru – paru katak merupakan kantong sederhana yang elastis. Paru – paru katak merupakan kantong sederhana yang elastis. Paru – paru katak terisi udara karena gerakan mulut dan faring. Lubang  hidup dapat menutup bersama dengan gerakan mulut dan faring. Gerakan mulut dan faring mengumpulkan udara di rongga mulut sebelum masih ke paru – paru. Kadan – kadang gerakan mulut dan faring yang cepat menyebabkan udara keluar dan masuk melalui lubang hidung tanpa masuk ke paru – paru.





Sumber: Biologi. Sumarwan. Sumartini, Kusmayadi. (Hlm. 21 – 22)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer