Breaking News
Loading...
Senin, 30 Januari 2012

ARTI PENTING LINGKUNGAN BAGI KEHIDUPAN



Alam menyediakan segala bagi kebutuhan hidup manusia, tetapi alam juga mempunyai keterbatasan. Pada saat manusia belum berkembang sebanyak sekarang, keseimbangan antara kebutuhan manusia dan keterbatasan boleh dikatakan tidak ada masalah. Namun, pada saat terjadi ledakan penduduk, masalah bentuk kebutuhan manusia. Beberapa jenis kebutuhan manusia memeng mengalami pembaharuan melalui proses daur ulangnya. Namun, akibat pengaruh manusia proses tersebut mengalami gangguan keseimbangan.
Manusia dalam hidup selalu berhubungan dengan lingkungan alam. Lingkungan alan terdiri atas lingkungan fisik, seperti air, tanah, udara dan fauna. Lingkungan nonfisik teridiri atas lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya.
Setiap lingkungan hidup diatur oleh suatu hukum alam secara otomatis. Artinya, jika salah satu komponen rusak maka akan mengganggu yang lain karena dalam suatu lingkungan hidup ada yang disebut dengan kaidah satu untuk yang lain.
Pada dasarnya, tiap komponen di dalam lingkungan hidup dapat dikatakan satu untuk yang lain. Jiak satu unsur mengalami kepunahan, akan terjadi ketidakseimbangan lingkungan (bencana).
Lingkungan hidup sangat dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut.
  1. Hubungan antara interaksi antarunsur dalam lingkungan hidup. Interaksi bukan hanya menyangkut komponen biofisik, melainkan menyangkut pula hubungan sosial dalam hal unsur-unsur lingkungan yang terdiri atas benda hidup dan dinamis.
  2. Kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup.
  3. Faktor-faktor nonmaterial, misalnya kondisi suhu, cahanya, dan kebisingan.
  4. Jenis dan jumlah unsur lingkungan hidup.

Lingkungan hidup memiliki arti penting bagi kehidupan menusia dan makhluk hidup lainnya. Lingkungan hidup dapat dimanfaatkan sebagai berikut.
  1. Taman nasional bagi kelangsungan makhluk hidup yang saling memengaruhi dengan lingkunga.
  2. Sumber tenaga untuk prasarana transportasi.
  3. Media ekosistem bagi kelangsungan makhluk hidup yang saling memengaruhi dengan lingkungan.
  4. Sumber barang tambang dan mineral.
  5. Penghasil bahan baku atau bahan mentah.
  6. Areal permukiman atau tempat tinggal yang berfungsi untuk interaksi antarmanusia.
  7. Pengahasil bahan pangan bagi makhluk hidup.

Lingkungan hidup yang benar-benar dapat memberikan kemudahan hidup pada hakikatnya sangat terbatas luasnya. Keterbatasan itu menjadi lebih terbatas lagi dengan adanya kerusakan-kerusakan lingkungan oleh manusia sendiri. Dengan makin bertambahnya penduduk maka kerusakan lingkungan akan semakin cepat.
Bertambahnya jumlah menusia berarti bertambah pula kebutuhan yang harus dipenuhi, seperti tempat tinggal,makanan dan pekerjaan. Dengan adanya keterkaitan yang erat antara kebutuhan manusia dan ketersediaan alam, masalah kelestarian alam merupakan masalah pokok yang harus dijaga dan dipelihara oleh manusia.

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer