HUBUNGAN ANTARA PERUBAHAN SOSIAL DAN PERUBAHAN KEBUDAYAAN - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Senin, 30 Januari 2012

HUBUNGAN ANTARA PERUBAHAN SOSIAL DAN PERUBAHAN KEBUDAYAAN


Kebudayaan dan masyarakat dapat dibedakan secara toeri. Oleh karena itu, anda pun dapat menunjukkan suatu perubahan sebagai perubahan sosial ataupun sebagai perubahan kebudayaan. Akan tetapi, sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari, tidaklah mudah untuk menetukan letak garis pemisah antara perubahan-perubahan sosial dan perubahan-perubahan kebudayaan. Hal itu disebabkan tidak ada masyarakat yang tidak memiliki kebudayaan. Sebaliknya, tidak mungkin ada kebudayaan yang tidak menjelma dalam suatu masyarakat. Walaupun secara teoritis dan analitis pengertian-pengertian tersebut dapat merumuskan, tetapi dalam kehidupan yang nyata, garis pemisah tersebut sukar untuk diperhatikan.

Perubahan-perubahan sosial dan kebudayaan memiliki satu aspek yang sama, yaitu keduanya berkaitan dengan penerimaan cara-cara baru atau suatu penilaian dari cara-cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Hal ini berarti garis pemisah antara perubahan sosial dan perubahan kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari semakin sulit untuk ditegaskan.

Biasanya, antara kedua gejala tersebut dapat ditemukan hubungan timbal balik sebagai sebab dan akibat. Akan tetapi, dapat pula terjadi perubahan kebudayaan tidak menyebabkan terjadinya perubahan sosial. Misalnya, dalam perubahan model pakaian dan perubahan tari-tarian dapat menjadi tanpa mempengaruhi sistem sosial. Akan, tetapi suatu perubahan sosial akan selalu didahului oleh perubahan kebudayaan. Misalnya, lembaga keluarga, perkawinan, atau negara tidak akan mengalami perubahan apabila tidak ada perubahan yang fundamental dalam masyarakat.

Suatu perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu juga tidak akan berhenti dalam suatu titik. Maksudnya, perubahan sosial akan diikuti oleh perubahan-perubahan sosial lainnya. Hal ini terjadi karena struktur lembaga-lembaga kemasyarakatan bersifat jalin-menjalin. Misalnya, apabila suatu negara mengubah undang-undang dasarnya, akan terjadi banyak perubahan yang tidak memengaruhi bidang ekonomi, struktur kelas sosial, dan bidang-bidang lainnya yang saling berkaitan.

Menurut Kingsley Davis, Perubahan-perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan-perubahan kebudyaan. Kerubahan-perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian kebudayaan, termasuk di dalamnya kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, dan segala wujud budaya. Misalnya, Kingsley Davis mengemukakan perubahan kogat bahasa yang terjadi pada bahasa-bahasa orang Aria setelah terjadi terpisah dari induknya. Perubahan-perubahan tersebut tidak memngaruhi organisasi sosial dari masyarakat-masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut. Perubahan-perubahan tersebut lebih merupakan perubahan kebudayaan daripada perubahan sosial. Perubahan-perubahan dalam kebudayaan memiliki ruang lingkup yang lebih luas. Sudah tentu, ada unsur-unsur kebudayaan yang dapat dipisahkan dari masyarakat, tetapi perubahan dalam kebudayaan tidak perlu memengaruhi sistem sosial.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer