Breaking News
Loading...
Kamis, 09 Februari 2012

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA MANUSIA DAN HEWAN


Pertumbuhan dan perkembangan manusia atau hewan juga terjadi di seluruh bagian tubuh, berbeda dengan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan yang hanya terjadi di bagian-bagian tertentu. Pertumbuhan merupakan hasil dari aktivitas pembelahan sel secara mitosis sehingga tubuh hewan atau manusia bertambah besar. Bersamaan dengan proses pertambahan sel, terjadi pula perkembangan dari sel-sel tersebut seperti bentuk sel, fungsi sel dan struktur sel.

Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan atau manusia dimulai sejak terbentuknya sel zigot. Satu sel zigot akan tumbuh dan berkembangg hingga terbentuk embiro. Pada tahap tertentu, sel-sel embrio akan berdiferensiasi sehingga terbentuk berbagai macam jaringan dan berkembang menjadi janin. Janin akan dilahirkan sebagai bayi yang kemudian tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak, remaja dan dewasa.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan perkembangan pada manusia dan hewan

gen

gen merupakan satuan-satuan pembentuk kromosom yang diwariskan kepada keturunannya atau faktor keturunan yang diwariskan oleh orang tua (induk). Gen akan mengendalikan dan menentukan pola dasar pertumbuhan dan perkembangan dari suatu organisme (hewan dan manusia) yang meliputi bentuk-bentuk tulang, warna kulit, otot, dan ciri-ciri lainnya.

Hormon

Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon yang memiliki pengaruh utama terhadap pertumbuhan hewan atau manusia adalah hormon pertumbuhan (somatotrof). Orang yang kekurangan hormon somatotrof akan menjadi kerdil, sedangkan orang yang kelebihan hormon somatotrof akan mengalami pertumbuhan raksasa.

Makanan

Salah satu ciri makhluk hidup adalah memerlukan makanan. Fungsi makanan yang paling utama adalah sebagai pembangun tubuh dan sumber energi. Zat makanan yang berperan paling besar dalam pertumbuhan adalah protein.

Air

Air merupakan pelarut dan menjadi media untuk terjadinya reaksi kimia di dalam tubuh. Reaksi-reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh akan menghasilka energi, membantu pembentukan sel-sel yang baru, dan dapat memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Aktivitas

Aktivitas atau kegiatan fisik yang selalu dilakukan selama bertahun-tahun akan berpengaruh terhadap struktur tulang dan otot. Hal ini dapat dilihat pada orang-orang yang selalu melakukan kegiatan yang menggunakan otot, misalnya binaragawan atau pelari, mereka memiliki bentuk tubuh dan otot yang bagus. Sedangkan orang-orang yang jarang melakukan kegiatan fisik, otot-ototnya melemah dan tidak berkembang baik. Para orang yang bekerja sebagai kuli bangunan sehari-hari memiliki tubuh yang jauh lebih berisi dan berotot dari pada orang yang sehari-harinya hanya duduk di depan komputer kerjanya. Hal itu disebabkan aktivitas mereka yang berbeda-beda dan penggunaan tubuh yang berbeda pula.

Cahaya matahari

Cahaya matahari dapat mengubaha provitamin D yang ada di dalam tubuh menjadi vitamin D yang diperlukan dalam pertumbuhan tulang. Bila kita kekurangan vitamin D kita akan menderita rakitis.

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer