GEMPA BUMI - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Senin, 23 April 2012

GEMPA BUMI


Gempa bumi adalah sentakan asli dari bumi yang bersumber di dalam bumi, merambat melalui permukaan, dan menembus bumi. Getaran yang merambat melalui permukaan bumi yang disebabkan oleh kegiatan pabrik, lalu lintas, dan pukulan-pukulan tidak dapat digolongkan ke dalam gempa walau getaran-getaran ini tercatat oleh alat-alat gempa yang halus.

Gempa bumi diukur menuru besar dan intensitasnya. Besarnya gempa bumi adalah sejumlah energi yang dikeluarkan oleh gempa. Cara yang paling sering dipakai untuk mengukur besar suatu gempa adalah skala Richeter. Skala ini berdasarkan hitungan jumlah gerakan tanah yang dicatat oleh seismograf yang diletakkan pada suatu jarak tertentu dari sumber gempa.

Bentuk kerusakan lingkungan akibat gempa bumi, antara lain sebagai berikut.
  1.  Jebolnya tanggul (dam) sehingga terjadi bajir.
  2. Rusaknya fasilitas umum (gedung-gedung, jembatan, jalan raya, dan permukaan).
  3. Gempa bumi di laut menghasilkan suatu gelombang laut yang sangat besar (tsunami) yang berbahaya bagi permukaan di kawasan pantai serta lalu lintas pelayaran.
  4. Gempa bumi dapat menghasilkan rusaknya areal pertanian dan perkembunan.
  5. Gempa perubahan yang tetap pada lapisan-lapisan tanah dan batuan. Pada umumnya, pergeseran lapisan tanah dan batuan akan memberikan dampak kerusakan terhadap segala yang ada di atas permukaan bumi yang sebanding dengan intensitas kekuatan gempanya.

Di Indonesia banyak terdapat sumber gempa bumi tektonik. Pusat-pusat gempa di Indonesia, antara lain di Teluk Semangko, daerah selatan. Berdasarkan catatan Direktorat Vulkanologi, Indonesia rata-rata mengalami guncangan gempa sebanyak 400 kali.

Tanggal
Tempat Kejadian
Kekuatan (Skala Richter)
Korban Jiwa
17-07-2006
Pangandaran dan sekitarnya, Indonesia
6,2
Kurang lebih 500 jiwa
27-05-2006

5,9
6.000 jiwa
26-09-2005
Peru
7,5
4 tewas, 69 luka
13-06-2005
Chile Utara. Andes
7,9
8 tewas
6-06-2005
Kota Karliova, Bingol, Turki
5,7
37 luka
15-04-2005
Bandung Selatan, Indonesia
5,6
Tidak ada korban jiwa
30-03-2005
Nias, Indonesia
8,7
296 tewas
9-02-2005
Barat Laut Port Villa, Vanuatu
8,7
Tidak ada korban jiwa
26-12-2004
Samudra Hindia. Lepas pantai barat, Indonesia
9,3
Lebih dari 150.000 jiwa tewas
24-02-2004
Maroko
6,5
674 tewas
18-02-2004
Neyshaur, Iran, Utara
3,6
200 tewas, 400 luka
30-12-2003
Bam, Iran
6,3-6,7
28.000 tewas














Sumber: Buku Mengkaji Ilmu Geografi 2. Sugiyanto. Danang Endarto.

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer