KEBUDAYAAN ROHANI - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Selasa, 17 Juli 2012

KEBUDAYAAN ROHANI


Selain kebudayaan material manusia perasejarah mengenai pula kebudayaan rohani yang berkembang sejalan dengan perkembangan manusia prasejarah. Kebudayaan rohani yang dimiliki manusia prasejarah telah menunjukkan kemampuan yang sangat tinggi. Kebudayaan tersebut antara lain sebagai berikut.

Mengenai Astronomi
Astronomi adalah ilmu tentang bintang atau perbintangan. Fungsinya untuk kegiatan praktis seperti memulai musim tanam, berlayar pada malam hari, untuk meramal suatu kejadian, dan sebagainya.

Kepandaian Bersawah
Kepandaian bersawah manusia prasejarah dimulai masa bercocok tanam atau masa neolithicum. Kebudayaan bercocok tanam berkembang sejalan dengan makin berkurangnya jumlah makanan di hutan serta makin berkurangnya binatang buruan yang ada di hutan. Mula-mula mereka bercocok tanam dengan berladang dan kemudian meningkat dengan system bersawah. Untuk itu kemampuan mereka dalam irigasi juga meningkat sebab system bersawah harus membutuhkan air yang tetap. Mau tidak mau mereka harus mulai bercocok tanan untuk memebuhi kebutuhannya. Jenis tanaman yang mereka tanam ubi, singkong, talas, dan sebagainya.

Kemampuan Berlayar
Kemampuan berlayar nenek moyang bangsa Indonesia tidak diragukan lagi kemampuannya. Mereka terkenal sebagai bangsa bahari yang mampu mengaruhi samudera luas. Bila diturut asal – usul kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia, mereka berasala dari Cina Selatan, yaitu daerah Yunan. Mereka sampai di Indonesia harus mengarungi samudera yang sangat luas dari Yunan sampai Indonesia. Perahu – perahu yang mereka gunakan tidak secanggih kapan sekarang yang lengkap dengan perlengkapannnya. Mereka hanya mengandalkan perahu bercadik serta kemampuan dalam bidang astronomi untuk mengetahui perjalanan waktu malam.

Kemampuan Bermasyarakat
Setelah masyarakat prasejarah mulai hidup menetap, mereka mulai mengatur kehidupan bersama dalam lingkungannya. Mereka perlu pemimpin, perlu aturan serta kerja sama membangun kehidupan bersama. Kehidupan gotong – royong membangun rumah, mengerjakan sawah, memanen hasil lading. Kehidupan semacam ini mulai nampak pada masal perundagian.

Kemampuan Membatik
Seni membatik telah dikenal masyarakat prasejarah walaupun masih sangat sederhana. Alat membatik seperti malam, canting, kain yang diberi gambar untuk dibatik.

Seni Gamelan
Seni gamelan berkembang sejalan dengan berkembangan seni wayang. Gamelan mengiringi pertunjukan wayang sebagai hiburan rakyat. Alat gamelan meliputi boning, gendang, rebab kempul, dan sebagainya dipukuli bersama dnegna irama yang ditentukan akan menghasilkan suata yang indah.

Sistem Mocopat
Yaitu tata cara yang jumlahnya serba empat misalnya alun – alun merupakan pusat kekuasaan maka disitu terdapat keratin, pasar, penjara dan tempat pemujaan/ibadah.

Kesenian Wayang
Kesenian wayang pada zaman prasejarah bagian pertunjukan hiburan yang sarat dengan nasihat. Seorang datang duduk di depan mebawa boneka wayang menceritakan kisah – kisah tentang nenek moyang, roh leluhur, dan sebagainya.

Kemampuan Berdagang
Sistem perdagangan yang berkembang masa prasejarah adalah dengan sistem barter, yaitu tukar barang dengan barang, misalnya kain dengan bejana, hasil padi dengan binatang, dan sebagainya

Membuat Barang dan Logam
Teknik yang dipergunakan untuk membuat barang dan logam, yaitu a cire perdue dan bivalve.




Sumber: Sejarah. Drs. Imron (Hlm. 18 – 19)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer