ALAT UNTUK IDENTIFIKASI KEBERBAKTAN DI INDONESIA - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Selasa, 06 Januari 2015

ALAT UNTUK IDENTIFIKASI KEBERBAKTAN DI INDONESIA

Kumpulan Materi -Skala pemanduan anak berbakat oleh guru disusun dan digunakan dalam Proyek Pendidikan Anak Berbakat (Departermen Pendidikan dan Kebudayaan, BP3K, 1982). Mengenai tiga subskala ternyata sulit bagi guru untuk mengisinya dan memerlukan banyak waktu. Untuk mengatasi masalah ini disusun alat sederhana untuk identifikasi siswa berbakat, yaitu satu format Pencalonan Siswa Berbakat oleh guru untuk penggunaan di sekolah dasar – meliputi 10 ciri keberbakatan dan satu untuk penggunaan di sekolah menengah meliputi 14 ciri keberbakatan. Pada alat ini dimensi krativitas tidak terpisah, tetapi digabung dengan dimensi lain dari keberbakatan.

Di samping format penilaian Siswa Berbakat oleh guru yang dikembangkan oleh Proyek Pendidikan Anak Berbakat, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Lydia Freyani Akbar Hawadi pada tahun 1993 dalam rangka disertasinya juga telah mengembangkan format yang disusunnya sendirim yaitu Skala Nominasi Anak Berbakat olh teman sebaya. Skala Nominasi oleh diri sendiri, dan Skala Pengikatan Diri Terhadap Tugasm yaitu diisi oleh siswa.

Tujuan dari penelitiannya adalah untuk menemukan skala identifikasi keberbakatan siswa sekolah dasar yang dapat digunakan oleh orang bukan psikolog, serta melihat ketepatan peramalan dari tiga skala tersebut dalam membedakan kelompok anak berbakat dengan kelompok anak yang tidak diidentifikasi sebagia berbakat.

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ketiga skala itu masing – masing mmpunyai hubungan yang bermakna dengan perubah keberbakatan. Nilai rata – rata pada ketiga skala identifikasi Anak – Anak Berbakat daripada pada kelompok anak yang tidak digolongkan sebagai berbakat.

Khusus mengenai identifikasi keberbakatan pada mereka yang dalam kedudukan kurang menguntungkan, antara lain untuk cacat yang berbakat, akan pada Bab 11.






Sumber: Kreativitas & Keberbakatan, Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif & Bakat. Prof. Dr. S. C. Utami Munandar (Hal 99 – 100)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer