PENGARUH SOSIAL SEBAGAI CARA UNTUK MENGURANGI PRASANGKA - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Sabtu, 12 Maret 2016

PENGARUH SOSIAL SEBAGAI CARA UNTUK MENGURANGI PRASANGKA

Kumpulan Materi Sebelumnya, kita telah mempelajari bahwa individu memperoleh sikat kesukuan dan etnisnya melalui proses pembelaran sosial. Dengan kata lain, prasangka dan stereotype muncul, setidaknya sebagai, dari factor sosial dan pengalaman jika demikian, maka sangat memungkinkan bahwa teknik pengaruh sosial dalam digunakan untuk mengurangi reaksi tersebut. Sebagai contoh, jika individu belajar bahwa pandangan mereka lebih bias atau lebih berprasangka dari pada orang lain yang mereka sukai, mereka mungkin akan termotivasi untuk mengubah pandangan orang lain menjadi lebih menyerupai pandangan mereka yang menjadi kelompok rujukannya (lihat Bab 9 untuk diskusi menyeluruh secara teknik – teknik pengaruh sosial). Bukti nyata bahwa pengaruh sosial memang dapat digunakan untuk mengurang prasangka baru – baru ini dllaporkan oleh Stangor, Sechrist, dan Jost (2001).

Psikologi sosial ini meminta mahasswa Kaukasian untuk memperkirakan persentase orang Amerika Afrika yang memiliki Sembilan belas trait stereotip. Sembilan trait adalah positif (contoh, ramah, atletik, musical) dan sepuluh trait negative (mengintimidadi, penuh kebencian, kasar). Setelah selesai memberikan estimasi, merea diberikan informasi yang menyatakan bahwa mahasiswa lain di universitas yang sama tidak setuju dengan peringkat yang telah mereka buat. Dalam sebuah kondisi (umpan balik yang menyenangkan), mereka belajar bahwa mahasiswa lain memiliki pandangan yang lebih baik terhadap seseorang Amerika Afrika daripada mereka (contoh, mahasiswa lain memperkirakan trait positif yang lebih tinggi dan trait negative yang lebih rendah daripada perkiraan mereka). Sementara dalam kondii lain (umpan balik yang tidak menyenangkan), mereka mengatahui bahwa mahasiswa lain memiliki pandangan yang lebih buruk terhadap orang Amerika Afrika daripada mereka (contoh, orang – orang ini memperkirakan Trait negatif yang lebih tinggi dan trait positif yang lebih rendah). Setelah menerima informasi ini, partisipan sekali lagi memperkirakan persentase orang Amerika Afrika memiliki trait positif dan negative. Hasil mengindikasikan bahwa sikap rasial partisipan dipengaruhi oleh pengaruh sosial. Dukungan terhadap stereotip negative meningkat dalam kondisi umpan balik yang tidak menyenangkan, sementara dukungan terhadap stereotip tersebut menurutn dalam kondisi umpan bali yang menyenangkan.

Dapat disimpulkan bahwa penemuan ini mengndikasikan bahwa sikap rasial tentu tidak hadir dalam masyarakat yang cakum atau bebas pengaruh; sebaliknya, sikap yang dimiliki individu tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman sebelumnya yang mereka miliki, tetap juga oleh informasi saat ini yang mengindikasikan di mana sudut pandang mereka dalam hubungannya dengan orang lan. Secara moral jelas; jika orang yang fanatic dapat diyakinkan untuk percaya bahwa pandangan prasangkanya orang yang memiliki kagumi atau hormati – mereka mungkin mau mengubah pandangan tersebut ke posisi yang kurang berprasangka ( untuk tinjauan teknik yang berguna dalam melawan prassangka, silahkan pelajari fitur Ide yang bisa Anda Ambil – dan Gunakan





Sumber: Psikologi Sosial Edisi Kesepuluh. Robert A. Baron. Donn Byrne (242 – 243)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer