KONFORMITAS: MENGIKUTI APA YANG DILAKUKAN OLEH ORANG LAIN - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Sabtu, 15 Oktober 2016

KONFORMITAS: MENGIKUTI APA YANG DILAKUKAN OLEH ORANG LAIN

Kumpulan MateriKonformitas adalah perubahan dalam perilaku atau sikap yang dibawa oleh hasrat untuk mengikuti kepercayaan atau standar dari orang lain. Tekanan sosial terselubung atau bahkan tidak terucapkan dapat menghasilkan konformitas.

Demonstrasi klasik pada tekanan untuk menyesuaikan diri datang dari serangkaian penelitian yang dilakukan sepanjang tahun 1950-an oleh Solomon Asch (Asch, 1991). Dalam eksperimen tersebut, partisipan berfikir mereka sedang melakukan ujian kecakapan persepsi dengan enam orang yang lain. Eksperimenter memperlihatkan satu kartu dengan tiga garis dengan panjang yang berbeda, dan kartu kedua yang memiliki garis keempat yang sesuai dengan ketiga garis pertama.Tugas partisipan terlihat sederhana. Setiap partisipan harus menyebutkan dengan keras bahwa dari ketiga garis pertama, garis mana yang panjangnya sama dengan garis standar yang ada di kartu kedua. Karena jawaban yang benar selalu jelas, tugas terlihat mudah bagi partisipan.

Memang, karena seluruh partisipan setuju pada beberapa percobaan awal, prosedur ini terlihat sederhana.Namun, sesuatu yang aneh mulai terjadi kemudian.Dari sudut pandang partisipan dalam kelompok yang menjawab terakhir padas setiap percobaan, semua jawaban dari keenam partisipan pertama terlihat salah-pada kenyataannya semua salah.Pola tersebut tetap bertahan.Lagi dan lagi, keenam partisipan pertama memberikan jawaban yang berlawanan dengan yang dipandang benar oleh partisipan terakhir. Partisipan terakhir ini menghadapi dilemma: Apakah mengikuti sudut pandang mereka sendiri atau mengikuti kelompok dengan mengulang jawaban yang diberikan oleh setiap orang.

Sebagaiman mungkin yang sudah Anda duga, eksperimen ini lebih dibuat-buat daripada kelihatannya.Keenam partisipan pertama sebenarnya merupakan rekanan (petugas yang dibayar oleh eksperimenter) yang telah diintruksikan untuk memberikan jawaban yang jawaban yang semuanya salah dalam berbagai percobaan. Penelitian ini tidak terkait dengan kecakapan persepsi sama sekali. Akan tetapi, masalah yang sedang diteliti adalah konformitas.

Asch menemukan bahwa partisipan dalam sepertiga percobaan menyesuaikan dengan jawaban kelompok yang salah, tetapi serupa tersebut; sekitar 75 persen dari seluruh partisipan menyesuaikan jawaban mereka setidaknya satu kali. Meskipun demikian, ia menemukan perbedaan individual yang kuat. Beberapa partisipan menyesuaikan jawaban hampir setiap saat, sedangkan partisipan lain tidak pernah menyesuaikan jawaban mereka.







Sumber: Feldman S. Robert. 2011. Pengantar Psikologi, Jakarta: Salemba Humanika.
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer