Breaking News
Loading...
Selasa, 27 Maret 2012

KONTRAVENSI

Kontravensi merupakan suatu bentuk proses sosial ditandai oleh gejala adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang dan perasaan tidak suka yang disembunyikan derta kebencian atau keraguan terhadap kepribadian seseorang. Kontravensi merupakan sikap mental yang tersembunyi terhadap orang lain ata unsur kebudayaan tertentu. Sikap tersembunyi tersebut dapat berubah menjadi kebencian, tetapi tidak sampai menjadi pertentangan atau konflik. Contohnya adalah kecurigaan terhadap para pemulung yang berkeliaran di pagi atau malam hari. Kecurigaan tersebut tidak berubah menjadi kebencian atau menjadi konflik.

Bentuk-Bentuk Kontravensi
Leopold von Wise dan Haward P. Becker membagi kontravensi menjadi lima bentuk, antara lain sebagai berikut.

Kontravensi Umum
Bentuk kontravensi umum meliputi perbuatan , seperti penolakan, keengganan, perlawanan, perbuatan, menghalang-halangi, pemprotes, menganggu, perbuatan, kekerasan, dan mengacaukan rencana pihak lain. Misalnya, demonstrasi buruh menuntut kanaikan upah. Demonstrasi tersebut menggangu kenerja perusahaan.

 




Kontravensi Sederhana
Bentuk kontravensi sederhana meliputi penyangkalan terhadap pernyataan orang lain di muka umum, memakai melalui surat selebaran, mencerca, memfitnah, melemparkan beban pembuktian kapada pihak lain, dan sebagainya. Misalnya. Ketika pemilu partai-partai yang bersaing saling menjatuhkan melalui media massa, media elektronik maupun selebaran atau pemflet yang di tempel di tempat-tempat umum.

Kontravensi Intensif
Bentuk kontravensi intensif meliputi menghasut pihak lain, menyebabkan desas-desus, mengecewakan phak lain, dan sebagainya. Misalny, dalam kampanye pemilu, partai politik yang satu menjelek-jelekkan partai politik lainnya dan menghasut rakyat untuk memenangkan partai tersebut dalam pemilu.

Kontravensi Rahasia
Bentuk kontravensi rahasia mengumumkan rahasia pihak lain, melakukan pengkhianatan, dan sebagainya. Misalnya, individu yang pindah ke partai politik lain karena banyak hal oleh partai politik yang baru.

Kontravensi Taktis
Bentuk kontravensi taktis meliputi mengejutkan lawan, mengganngu, atau membingungkan pihak lain. Misalnya, dalam kampaye partai politik pemilu.


Sumber: Buku Ilmu Pengetahuan Sosial, Sosiologi. Pabundu Tika. Amin. Andi Sopandi. Mita Widyastuti.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer