PENGEMBANGAN MAKHLUK HIDUP DAN PERTUMBUHAN POPULASI - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Senin, 11 Juni 2012

PENGEMBANGAN MAKHLUK HIDUP DAN PERTUMBUHAN POPULASI


Cara Pengembangbiakan
Makhluk hidup dapat berkembangbiak dengan berbagai cara. Misalnya tumbuh-tumbuhan berkembangbiak dengan biji, stek, atau tunas. Hewan dengan bertelur, beranak atau dengan memlah diri. Pertumbuhan populasi yang pesat dapat menimbulkan berbagai masalah seperti keterbatasan ruang, kekurangan makanan. Perkembangbiakan tumbuhan yang beraneka ragam itu dapat dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu, cara generatif atau cara kawin dengan cara pembuhan dan cara vegetatif atau cara tanpa pembuahan. Tumbuhan yang berkembang biak dengan cara generatif biasanya mempunyai bunga yang pada bunga itu terdapat benang saru dan putik. Perkembangbiakan terjadi melalui perbanyakan atau pembuahan. Hasil penyerbukan adalah biji. Biji inilah yang dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Bunga lengkap terdiri dari
  1. Kelopak.
  2. Mahkota.
  3. Benang sari.
  4. Putik.

Kelopak dan mahkota disebut perhiasan bunga. Putik dan benang sari disebut alat kelamin bunga. Benang sari disebut kelamin benang jantan yang terdiri dari: tangkai sari, lupak sari, dan serbuk sari. Putik disebut kelamin bunga, terdiri atas: kepala putik, tangkai putik dan bangkai buah.
Sedangkan perkembangan vegetatif alami antara lain.
  1. Rimpang ialah bagian batang yang berada di dalam tanah bertunas. Tunas dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Contoh: Bunga Kana.
  2. Tunas Daun ialah tepi daun terdapat tunas (bertunas). Tunas dapat tumbuh menjadi tumbuh baru. Contoh: Cocor Bebek.
  3. Umbi batang ialah umbi yang ada tunasnya. Tunas tumbuhan menjadi tumbuhan baru. Contoh: Kentang. Contoh Kentang
  4. Umbi Lapis ialah umbi yang berlapis-lapis di tengahnya terdapat tunas. Tunas tumbuh menjadi tumbuhan baru. Contoh: Bawang.
  5. Akar Tinggal ialah bagian akar yang bertunas dan tunas dapat tumbuh.Contoh: Jahe.

Perkembangan vegetatif buatan ialah yang sengaja dilakukan oleh manusia dengna memindahkan dari tumbuhan oleh manusia dengan memindahkan dari tumbuhan hidup untuk tumbuhan baru. Seperti contoh di bawah ini.


Mencangkok


Menempel


Menyambung


Merunduk


Stek Batang

Pekembangbiakan Hewan
Perkembangabiakan hewan antara lain bertelur, beranak. Hewan yang perkembangbiakannya beranak adalah kerbau, kambing, sapi, kucing, dan lain-lain. Sedangkan hewan yang perkembangbiakannya bertelur terbagi menjadi dua golongan yaitu (1) langsung menetas (2) metamorfosis. Contoh hewan yang bertelus dengan langsung menetas yaitu ayam, ikan, itik, ular, buaya dan lain-lain. Hewan yang bertelur secara metamorfosis terbagi menjadi dua golongan yaitu (1) sempurna (2) tidak sempurna. Contoh metamorfosis sempurna yaitu katak, kupu sutera. Contoh metamorfosis tidak sempurna yaitu jangkrik belalang.

Ciri-ciri hewan ovipar. Umumnya telur dierami sampai menetas. Pada umumnya ikan-ikan tidak mengeram. Induk betina ikan mengeluarkan sel telur. Kemudian mengeluarkan kelamin jantan. Sel telur bertemu sel kelamin jantan terjadilah pembuahan. Telur-telur itu menetas menjadi anak ikan. Reptil (hewan melata) perkembanganbiakannya disebut ovovivipar. Telur-telur di dalam tubuh induk betina. Setelah dibuahi jantannya tidak dikeluarkan. Disimpan dalam tubuh induk sampai menjadi anak kadal kemudian dilahirkan.
Golongan hewan amfibi yaitu hewan yang hidup di air maupun di darat, pembiakannya terjadi di luar. Contohnya Katak. Setelah telur dibuahi akan menetas dan mengalami metamorfosis.

Serangga juga mengalami metamorfosis. Telur seranga setelah dibuahi jantannya akan menetas menjadi ulat. Ulat ini membentuk kepompong yang kemudian pecah mengeluarkan kupu-kupu sebagai bentuk dewasa serangga. Perubahan bentuk tubuh ulat menjadi kepompong yang kemudian menjadi serangga dewasa disebut metamorfosis sempurna. Metamorfosis tidak sempurna terdapat pada serangga belalang dan jangkerik. Telur serangga ini setelah dibuahi induk jantannya akan menetes menjadi anak serangga. Selanjutnya anak serangga yang mirip induknya itu tumbuh menjadi serangga dewasa.

Hewan yang bertelur menghasilkan suatu sel telur yang terbungkus oleh bagian telur yang lain. Bila sebelum keluar dari induknya. Sel telur itu bertemu sel kelamin jantan dari hewan jantannya, sel itu mengalami pembuahan. Sel telur yang telah dibuahi itu disebut sebagai zygote. Telur yang dudah dibuahi itu jika dierami akan menjadi anak hewan tersebut. Bila telur itu tidak dibuahi, telur itu tidak menetas sekalipun dierami.

Hubungan Perkembangan dan Pertumbuhan Makhluk Hidup
Populasi adalah sejumlah individu makhluk hidup yang mendiami suatu daerah tertentu. Dalam satu desa ada populasi manusia jika didiami berpuluh-puluh manusia. Di sebuah hutan banyak gajah. Mereka hidup bergerombol di suatu tempat karena itu disebut populasi gajah. Setiap individu makhluk hidup dipengaruhi oleh lingkungannya. Lingkungan ialah semua yang terdapat di luar sesuatu makhluk hidup. Lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup disebut lingkungan biotik dan lingkungan benda tak hidup disebut lingkungan abiotik. Yang penting kita pahami adalah satu sama lain saling tergantung. Dengan bekerjanya hukum alam terciptalah keseimbangan pada ekosistem itu. Contohnya kehidupan tikus tergantung pada tersedianya tumbuhan dan banyaknya ular. Bila pertubuhan melimpah tikus menjadi sejarahtera. Tubuhnya gemuk-gemuk dan populasinya sangat pesat.
Akibat dari ledakan populasi penduduk dapat:
  1. Menimbulkan pengangguran.
  2. Kurangnya pangan dan pemukiman.
  3. Kurangnya kesempatan mendapatkan pendidikan.
  4. Makin menipisnya persediaan sumber daya alam.
  5. Pencemaran lingkungan air, udara, dan tanah.

Populasi bertambah bila yang datang dan lahir lebih banyak daripada yang mati.

Sumber: RPAL (Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap). Drs. R Soetarno, Ak

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer