PERDAGANGAN INTERNASIONAL MASA REVOLUSI INDUSTRI - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Selasa, 21 Agustus 2012

PERDAGANGAN INTERNASIONAL MASA REVOLUSI INDUSTRI


Sampai pertengahan abad ke – 18, perdagangan rempah – rempah menduduki tempat istimewa melebihi komoditas lain. Sekitar tahun – tahun itulah, perdagangan internasional memperoleh bentuk baru lagi. Pemicunya kali ini adalah revolusi industri.

Karena Revolusi Industri pertama kali mengemukakan di Eropa, kawasan itu menjadi pusat jaringan perdagangan dunia hampir selama abad ke – 19. Kegiatan ekonomi Eropa bergantung pada pasar luar negeri sebagai pemasok bahan mentah sekaligus pembeli barang jadi buatan pabrik. Itulah sebabnya, perkembangan industri (berarti perkembangan kebutuhan akan bahan mentah, bahan baku, dan pasar pembeli) beriringan dengan ekspansi perdagangan internasional.

Pengaruh Revolusi Industri terhadap perdagangan internasional mencakup sejumlah hal berikut.
  1. Pertumbuhan industri memacu perdagangan bahan mentah. Misalnya, mekanisme produksi tekstil di Eropa memacu ekspor kapas secara besar – besaran dari Amerika.
  2. Pertumbuhan industri mengakibatkan revolusi di bidang transportasi. Akibat tiu tampak dari munculnya alat – alat transporasi bermesin uap. Transpotasi yang semakin cepat dan murah ini pada gilirannya berpengaruh pada perkembangan perdagangan.
  3. Pertumbuhan Industri  mengakibatkan produksi massal sehingga pasar harus didefinisikan secara baru. Sebelumnya, wilayah produsen sekaligus juga berperan juga sebagai pasar (hasil produksi dijual di wilayah tempat produksi itu dihasilkan). Sejak produksi massal, wilayah produsen yang lain. Akibatnya, suatu wilayah (negara), harus mengkhususkan diri di bidang produksi tertentu (bandingkan dengan konsep keunggulan komparatif).


Sumber: Ekonomi. Suyanto. Nurhadi. Penerbit Erlangga. 2004. (63 – 64).

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer