PENYAKIT JANTUNG - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Sabtu, 15 September 2012

PENYAKIT JANTUNG


Penyakit Jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi. Resiko penyakit jantung meningkat bersama dengan bertambahnya umur, tetapi gejala – gejala awal penyakit ini dimulai sejak masa remaja. Penyebabnya adalah penumpukan lemak di dinding – dinding pembulu nadi.

Penyumbatan Pembulu Nadi
Hati melepaskan lemak yang disebut kolesterol ke dalam darah. Jika jumlah kolesterol dalam hati tersebut terlalu banyak, maka kelebihan lemak itu akan tetap tinggi dalam darah; ada juga yang meresap ke dalam jaringan pembulu nadi. Sel darah putih menyerap kolesterol kemudian membengkak dan melekat di dinding pembulu nadi. Sel darah putih ini akan menyebabkan timbulnya lapisan lemak.

Dengan semakin banyaknya darah putih yang menggumpal, maka akan membentuk bejolan di dalam pembulu nadi dan merusak pinggiran dinding pembulu. Sel – sel lain dapat memperbaiki kerusakan itu, tetapi sel – sel ini akhirnya akan mengubah benjolan menjadi tumpukan lemak dan sel – sel mati yang disebut plak. Dinding pembuluh menjadi keras. Darah yang melalui pembulu semakin sedikit sehingga kebutuhan oksigen tidak terpenuhi. Akibatnya dapat terkena serangan jantung atau stroke.

Hipertensi
Beberapa orang rentan terhadap penumpukan lemak dinding pembulu nadi namun ada cara untuk mengurangi resiko itu. Tekanan darah tinggi (hipertensi) dianggap sebagai penyebab terbesar timbulnya penyakit jantung. Tekanan darah rata – rata normal sekitar 120/80. Tekanan darah diastolik (angka terbawah) yang lebih dari 90 menandakan adanya hipertensi.

Tekanan darah tinggi menyebabkan dinding pembuluh nadi menjadi keras dan tebal. Resiko ini dapat dikurangi dengan menjaga berat badan, makan – makanan yang kadar garamnya rendah, dan berolah raga secara teratur.

Kolesterol tinggi
Hasil penelitian menunjukkan kolesterol tinggi berkaitan langsung dengan penyakit jantung. Kolesterol tinggi menyebabkan timbulnya plak di pembulu nadi. Cara terbaik mencegah kolesterol tinggi adalah dengan makan makanan yang lemaknya rendah. Hamburger, milkshake, keripik kentang/jagung, makanan yang digoreng, es krim, dan keju harus dikurangi.

Merokok
Merokok adalah faktor utama lainnya penyebab sakit jantung. Lebih dari 170.000 orang meninggal tiap tahunnya karena merokok. Para perokok 2 – 4 kali lebih cepat meninggal. Diketahui bahwa asap rokok meningkatkan tumpukan plak di dinding pembulu nadi. Sepuluh sampai 15 tahun setelah berhenti merokok barulah resiko menderita sakit jantung akan mendekati resiko orang yang tidak merokok.

Kontrol atas Faktor Resiko
Kalau tidak merokok, tidak punya tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi, apakah bebas dari penyakit jantung? Tidak seluruhnya benar. Beberapa faktor lain berperan tak langsung menyebabkan penimbunan lemak di dinding pembulu nadi. Misalnya, obesitas (kegemukan). Lemak yang berlebihan melemahkan otot jantung dan sering menyebabkan rusuknya jaringan pankreas yang akan berakibat diabetes. Diabetes menyebabkan naiknya kolesterol.

Faktor lain adalah kurangnya berolahraga. Olahraga menurunkan tekanan darah dan kolesterol serta memperkuat otot jantung. Mungkin tidak bisa sepenuhnya bebas dari penyakit jantung, tapi dengan berolahraga, makan – makanan berlemak rendah, dan tidak merokok dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung.



Sumber: Biologi. Sumarwan. Sumartini, Kusmayadi. (Hal. 34 – 35).

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer