Breaking News
Loading...
Selasa, 30 Oktober 2012

DEFINISI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA


Dalam praktik sehari – hari kita temukan beberapa istilah yang mengandung pengertian yang sama atau hampir sama dengan manajemen sumber daya manusia, dengan fokus atau penekanan yang agak berbeda. Istilah – istilah itu antara lain: manajemen sumber daya insani manajemen modal insani, manajemen personalia, manajemen kepegawaian, administrasi personalia, atau manajemen tenaga kerja.

Manajemen sumber daya manusia telah didefinisikan dengan berbagai cara. Tetapi hal ini penting yang muncul dalam hampir semua definisi adalah, bahwa organisasi yang efektif harus mampu menemukan, mendayagunakan, mempertahankan, dan mengembangkan manusia untuk mencapai hasil yang dicita – citakan. Ringkasnya, manajemen sumber daya manusia adalah proses untuk membantu organisasi menjalankan upaya – upaya itu.

Sikula mendefinisikan administrasi personalia (personnel administration) sebagai “penarikan, seleksi, penempatan, indoktrinasi, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (tenaga kerja) oleh dan di dalam sebuah perusahaa. Definisi ini memberi penekanan pada fungsi pengadaan staf (staffing) di dalam sebuah organisasi.

Flippo mendefinisikan manajemen personalia (personnel management) sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan atas fungsi pengadaan, pengembangan pemberian balas jasa, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja agar tujuan – tujuan individu, organisasi, dan masyarakat dapat dicapai. Ia membagi fungsi – fungsi manajemen personalia ke dalam fungsi manajerial dan fungsi operasional. Empat fungsi yang pertama (perencanaan sampai dengan pengawasan) adalah fungsi manajerial dan sisanya adalah fungsi – fungsi operasional manajemen personalia.

Mondy dan Noe mendefinisikan manajemen sumber daya manusia (huma resource management) sebagai pendayagunaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi. Sementara itu, manajemen modal insani (human capital management) didefinisikan sebagai “The task of measuring the cause and effect relationship of various HR programs and policies on the bottom line of the firm. Ivancevish mendefinisikan manajemen sumber daya manusia sebagai sebuah fungsi yang dijalankan dalam organisasi dengan maksud menfasilitasi pendayagunaan manusia (karyawan) secara paling efektif untuk mewujudkan tujuan – tujuan organisasi dan individu.

Jadi, dari sejumlah definisi yang diungkapkan di atas manajemen sumber daya manusia dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya manusia di dalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi – fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja, dan hubungan industrial. Perencanaan dan implementasi fungsi – fungsi ini harus didukung oleh analisis jabatan yang cermat dan penilaian kinerja yang obyektif.




Sumber: MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA. Edisi Kedua. Marwansyah. Penerbit Alfabeta Bandung. (Hal. 3 – 4)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer