PENGERTIAN PELATIHAN DALAM ANDRAGOGI - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Selasa, 16 Oktober 2012

PENGERTIAN PELATIHAN DALAM ANDRAGOGI


Training merupakan suatu istilah yang memiliki konotasi tertentu bergantung pada pengalaman seseorang dan latar belakangnya. Bagi seseorang yang antusias pada tahap (racing), maka training usaha untuk mencetak pemenang. Bagi pemain sirkus, training merupakan usaha untuk menjinakkan binatang – binatang dan menunjukkan kemahiran di muka penonton. Bagi pemilik anjing yang disekolahkan atau dilatih, training berfungsi sebagai upaya menjalankan tugas –tugas keamanan. Dalam dunia kerja, training biasanya dihubungkan dengan pemberian petunjuk, orientasi dan pengaruh supaya pekerja bisa bekerja lebih baik.
Dewasa ini banyak orang memanfaatkan training dan menyebabkan mereka untuk melaksanakan berbagai tugas dalam kehidupan. Pelru dipertimbangkan bahwa mereka banyak belajar tentang apa yang mereka perlukan yang diperoleh melalui pengalaman dan tidak disadari bahwa hal tersebut adalah satu bentuk training, meskipun ada keuntungan dan kekurangan seperti halnya pada metode pengajaran formal.
Sayang sekali, training seringkali disamakan dengan sejumlah pengajaran atau sederetan mata pelajaran, baik yang dilaksanakan di dalam organisasi maupun di luar organisasi. Banyak sekali training terjadi dalam ruangan yang pesertanya duduk berdampingan, tetapi ada banyak pula cara yang lain yang digunakan untuk belajar, bahkan beberapa di antaranya lebih efektif, misalnya on the job practical instruction, job rotation, supervised project work, programes learning, coaching, language laboratories, dan prescribed reading.
Salah satu tujuan organisasi adalah memberikan kesempatan kepada para pekerjanya, anak buahnya untuk mengoptimalkan kemampuan guna mencapai tujuan – tujuan organisasi. Dengan tujuan ini pun dapat bermanfaat bagi anak buah untuk memuaskan tujuan – tujuan pribadinya. Mereka merasa bahwa organisasi telah memperlihatkannya, dan sebagaimana manusia pada umumnya akan sangat senang apabila terpuaskan kebutuhannya. Karena itu, apabila kita hendak melakukan training, yakni dengan pengajaran atau pemberian pengalaman, kita kembangkan pola tingkah laku orang dalam kawasan pengetahuan, skill, dan sikap agar mencapai sesuatu yang diinginkan.
Jika didefinisikan, training adalah pengajaran atau pemberian pengalaman kepada seseorang untuk mengembangkan tingkah laku (pengetahuan, skilll, sikap) agar mencapai sesuatu yang diinginkan (Robinson, 1981: 12). Dalam Dictionary of Education, pelatihan (training) diartikan sebagai suatu pengajaran tertentu yang tujuannya ditentukan secara jelas, biasanya dapat diragakan, yang menghendaki peserta dan penilaian terhadap perbaikan unjuk kerja peserta didik (Good , 1973). Training diartikan juga sebagai suatu proses membantu orang lain dalam memperoleh skills dan pengetahuan (Good, 1973).
Definisi yang terakhir ini jika dikaitkan dengan andragogi, training umumnya ditujukan kepada orang dewasa, sesuai sekali karena andragogi adalah seni/ilmu membantu orang lain dalam belajar (Brundage, 1981). Ini merupakan konsep training yang luas dan luwes, karena dengan konsep ini terwadahi segala macam kegiatan training, seperti antara lain Coaching on the jo training, magang, dan job rotation.

Sumber: MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA. Edisi Kedua. Marwansyah. Penerbit Alfabeta Bandung. (Hal. 174 – 175)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer