SIGMUND FREUD, BAPAK PSIKOANALISIS - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Rabu, 30 September 2015

SIGMUND FREUD, BAPAK PSIKOANALISIS

Kumpulan Materi - Sigmund Freud, Bapak Psikoanalisis itu dilahirkan di Moravia pada tanggal 6 Mei 1856 dan meninggal di London pada tanggal 23 September 1939. Selama hampir 80 tahun Freud tinggal di Wina dan baru meninggalkan kota ketika Nazi menakhlukka Austria. Sebagai anak muda Freud bercita – cita ingin menjadi ahli ilmu pengetahuan dan dengan keinginan itu pada tahun 1873 masuk fakultas kedokteran Universitas Wina, dan tamat pada tahun 1881. Sebenarnya Freud tidak bermaksud melakukan praktek seabgai dokter, tetapi karena keadaan memaksa (kurangnya fasilitas bagi orang – orang Yahudi, makin besar tanggungan keluarga) maka dia lalu melakukan praktek. Di dalam praktek ini ternyata dia mendapatkan kepuasan karena mendapat kesempatan untuk melakukan research dan menulis, sehingga jiwa penyelidikannya tidak tertekan.

Perhatian khusus Freud terhadap neurologi mendorongnya mengadakan spesialisasi dalam perawatan orang – orang yang menderita gangguan syarat. Untuk mempertinggi kecakapannya Freud belajar selama satu tahun kepada seorang ahli penyakit jiwa Perancis yang terkenal, yaitu Jean Charcont. Dalam merawat pasien – pasiennya Charnot mempergunakan metode hipnotif. Freud mencoba pula metode hipnotis itu, tetapi dia tidak puas akan hasilnya, karena itu ketika dia mendengar bahwa Joseph Breuer, seorang dokter di Wina, mempergunakan metode lain, yaitu metode dengan mengajak pasen berbicara, dan berhasil, maka freud lalu mencobanya dan ternyata berhasil, hasilnya lebih memuaskan. Breuer dan Freud bersama – sama menulis tentang histeris yang disembuhkan dengan percakapan itu (Studien Ueber Hyateris, 1895).

Akan tetapi kedua ahli itu segera bertentangan pedapat mengenai pentingnya faktor seksual dalam histeria. Freud berpendapat bahwa konflik – konflik seksual merupakan sebab daripada histeria, sedangkan Breuer dalam hal ini berpandangan lain. Sejak perpisahan dengan Breuer itu Freud, menempuh jalannya sendiri dan mengemukakan gagasan – gagasannya yang akhirnya merupakan dasar daripada teori psikoanalisis dan memuncak dengan terbitnya karya utamanya yang pertama: “Traumderutung (Takbir mimpi, The Interpretaton of Dream, 1900).

Buku – buku serta tulisan – tulisannya yang lain segera membuat pandangannya menjadi pusat perhatian para ahli di seluruh dunia, dan tak lama kemudian Freud diikuti oleh banyak ahli dari berbagai negara, antara lain Ernest Jones dari Inggris, Carl Gustav Jung dari Zurich, A, A. Brill dari New York, Sandor Jerenzi dari Budapest, Karl Abraham dari Berlin, dan Alfred Adler dari Wina. Dua orang di antara murid – muridnya itu kemudian memisahkan diri karena pandangan yang berbeda; mereka itu ialah : A. Adler (mendirian Individual Psychologie pada tahun 1910) dan C.G Jung (mendirikan Analytiche Psychologie pada tahun 1913).

Sebenarnya adalah tidak mungkin dengan singkat mengemukakan secara memadai siapa Freud itu dan apa pendapat – pendapatnya.

Masa mudanya sebagai mahasiswa kedokteran serta sebagai penyelidikan; pengaruh yang besar dari Ernest Brucke, salah seorang ahli fisiologi Jerman yang kenamaan, yang menganggap manusia sebagai sistem dimanis yang tunduk kepada hukum alam; perkawinan dengan Martha Bernays dan kehidupan keluarganya yang lama dengan enam orang anak – salah seorang diantara Anna, yang mengikuti jejak ayahnya; belajarnya kepada Charcof yang sangat merangsang aktivitasnya, hubungannya dengan Wilhelm Flies; usahanya dalam analisis diri sendiri yang dimulai pada tahun 1890 dan terus dilakukan sampai akhir hidupnya; undangan yang diterimanya dari G. Stanley Hll, presiden (rektor) Univesitas Clark, supaya memberikan ceramah pada peringatan berdirinya universitas tersebut, pendirian “International Psychoanalytic Association” dan berpisahnya murid – muridnya yang penting seperti Adler, Jung Rank dan Stekel pengaruh Perang Dunia I terhadap pemikiran – pemikirannya serta peninjauannya kembali terhadap dasar – dasar teorinya; caranya dia menyelamatkan diri dari cengkeraman Nazi, dan sebagainya; akan merupakan cerita yang panjang. Untuk memahami semua itu orang dapat membaca biografi Freud yang ditulis oleh Ernest Jones, terdiri tiga jilid besar – besar (1953 – 1955)

Mengenai pendapat – pendapatnya, demikian banyak dan luasnya, sehingga sukar untuk memberikan ikhtisar. Di dalam tulisan ini pembicaraan hanya akan dibatasi mengenai teori – teori Freud tentang kepribadian, dan dikecualikan pendapat – pendapat Freud yang lain, misalnya teori mengenai neurosis, teknik psikoanalisis, penggunaan teori Freud dalam ilmu – ilmu sosial, kesenian, kesusastraan dan lain – lain soal kemanusiaan. Juga disini tidak akan dikemukakan perkembangan pendapat Freud yang terakhir.





Sumber: PSIKOLOGI KEPRIBADIAN. Drs. Sumadi Suryabrata, B.A., M.A., Ed.S., Ph.D (Hal 122 – 124)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer