KEAHLIAN MANAJEMEN - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Sabtu, 06 Oktober 2012

KEAHLIAN MANAJEMEN


Cara lain apa yang dilakukan oleh manajer adalah dengan melihat keahlian atau kompetensi yang mereka untuk mencapai tujuan – tujuan mereka. Robert Kartz mengidentifikasikan tiga keahliandasar manajemen, yaitu teknis, personal, konseptual.

Keahlian Teknis
Keahlian teknis (technical skill) meliputi kemampuan untuk menerapkan pengetahuan atau keahlian khusus. Ketika memikirkan keahlian  yang dimiliki oleh para profesional  seperti insinyur teknik sipil atau ahli bedah mulut. Anda biasanya berfokus pada keahlian – keahlian teknis mereka. Melalui pendidikan formal yang ekstensif, mereka telah mempelajari pengetahuan dan praktik – praktik khusus dalam bidang mereka. Tentu saja, para profesional tidak memonopoli keahlian teknis, dan tidak semua keahlian teknis dipelajari di sekolah – sekolah atau program – program pelatihan formal. Semua pekerjaan menuntut sejumlah keahlian khusus, dan banyak individu mengembangkan keahlian teknis mereka dalam pekerjaa.

Keahlian Personal
Kemampuan untuk bekerja sama, memahami, dan memotivasi individu lain, baik secara individual maupun dalam kelompok, mendefinisikan keahlian kelompok (human skill). Banyak individu cakap secara teknis, tetapi tidak cakap secara antarpersonal. Mereka mungkin pendengar yang buruk, tidak mampu memahami kebutuhan individu lain, atau mempunyai kesulitan dalam menangani konflik. Karena manajer menyelesaikan segala urusan melalui individu lain, mereka harus memiliki keahlian personal yang baik untuk berkomunikasi, memotivasi, dan mendelegasikan.

Keahlian Konseptual
Para manajer harus mempunyaikeahlian konseptual (conceptual skill), yaitu kemampuan mental untuk menganalisis dan mendiagnosis situasi – situasi yang rumit. Pembuatan keputusan, misalnya, mengharuskan para manajer untuk mengidentifikasi masalah, mengembangkan solusi alternatif untuk memperbaiki masalan – masalah tersebut, dan memilih solusi terbaik. Manajer bisa jadi cakap secara teknis dan secara antarpersonal, namun masih gagal karena ketidakmampuan untuk memproses dan menginterpretasikan informasi secara rasional.



Sumber: Perilaku Organisasi, Organizational Behavior. Stephen P. Robbins. Timothy A. Judge (Hal 8 – 9)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer