CIRI – CIRI UNIK TERAPI TINGKAH LAKU - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Rabu, 11 Juni 2014

CIRI – CIRI UNIK TERAPI TINGKAH LAKU

Kumpulan MateriTerapi tingkah laku, berbeda dengan sebagian besar pendekatan terapi lainnya di tandai oleh: (a) pemutusan perhatian kepada tingkah laku yang tampak dan spesifik (b) kecermatan dan penguraian tujuan – tujuan treatment, (c) perumusan prosedur treatment yang spesifik yang sesuai dengan masalah dan (d) penaksiran objektif atas hasil – hasil terapi.

Terapi tingkah laku tidak berlandaskan sekumpulan konsep yang sistematik, juga tidak berakar pada suatu teori yang dikembangkan dengan baik. Skelipun memiliki banyak teknik, terapi tingkah laku hanya memiliki sedikit konsep. Terapi ini merupakan suatu pendekatan induktif yang berlandaskan eksperimen – ekperimen dan menerapakan metode eksperimental pada proses terapeutik. Pertanyaan terapi boleh jadi, “Tingkah laku spesifik apa yang oleh individu ini ingin diubah tingkah laku baru yang bagaimana yang ingin dipelarinya?” Kekhususan ini membutuhkan suatu pengamatan yang cermat atas tingkah laku klien. Penjabaran – penjabaran yang kabur dan umum tidak bisa diterima; tingkah laku yang oleh klien diinginkan berubah dispesifikasi. Yang juga penting adalah bahwa kondisi – kondisi yang menjadi penyebab timbulnya tingkah laku masalah diidentifikasi sehingga kondisi – kondisi baru bisa diciptakan guna memodifikasi tingkah laku. Urusan terapeutik utama adalah mengisolasi tingkah laku masalah dan kemudian menciptakan cara – cara untuk mengubahnya.

Pada dasarnya, terapi tingkah laku diarahkan pada tujuan – tujuan memperoleh tingkah laku baru, penghapusan tingkah laku yang maladaptive, serta memperkuat dan mempertahankan tingkah laku yang diinginkan. Pernyataan yang tepat tentang tujuan – tujuan treatment dispesifikasi, sedangkan pernyataan yang bersifat umum tentang tujuan ditolak. Klien diminta untuk menyatakan dengan cara – cara yang kongkret jenis – jenis tingkah laku masalah yang dia ingin mengubahnya. Setelah mengembangkan pernyataan yang tepat tentang tujuan – tujuan treatment, terapi harus memilih prosedur – prosedur yang paling sesuai untuk mencapai tujuan – tujuan itu. Berbagai teknik tersedia, yang keefektifannya bervariasi dalam menangani masalah – masalah tertentu. Misalnya, teknik – teknik aversi tampaknya paling berguna sebagai cara – cara untuk mengembangkan kendali dorongan, orang yang mengalami hambatan dalam menampilkan diri dan dalam bergaul bisa mengambil manfaat dari latihan asertif, pengulangan tingkah laku berguna untuk memperkuat tingkah laku yang baru diperoleh, desensitisasi tampaknya paling berguna bagi penanganan fobia – fobia, pencontohan yang digabungkan dengan perkuatan positif tampak cocok bagi perolehan tingkah laku social yang kompleks.

Karena tingkah laku yang dituju dispesifikasi dengan jeals, tujuan – tujuan treatment dirinci dan metode – metode terapeutik diterangkan, maka hasil – hasil terapi menjadi dapat dievaluasi. Terapi tingkah laku memasukkan criteria yang didefinisikan dengan baik bagi perbaikan atau keefektifan teknik – teknik yang digunakan, maka evolusi dan perbaikan yang berkesinambungan atas prosedur – prosedur treatmen menandai proses terapeutik.










Sumber: Teori dan Praktek KONSELING & PSIKOTERAPI. Gerald Corey (Hal 196 – 197)

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer